Kenangan Kelam (10 Hari Menulis Part 1)

Kenangan Kelam

Enam Oktober dua ribu sebelas

Tak sadar air mata menetes deras

Ada rindu yang tak pernah habis

Serta rindu yang tak pernah terbalas



Dimana letak hati nuranimu ?

Dimana letak tanggungjawabmu ?

Kala ku ingat ucapan indahmu untuk hidup mati bersamaku

Tapi kini, nyatanya tak ada satupun janji yang kau tepati untukku



Termenung …

Aku termenung…

Betapa penyesalan terbesar didalam hidupku

Pernah percaya sepenuhnya pada dirimu

Puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang 

Menyaksikan janji suci yang telah kita ikatkan

Namun pada akhirnya hanyalah percuma

Malu, menyesal, sedih, kesal, kecewa bak aur di atas bukit

Bangkit…

Satu kata, namun berarti didalam hidupku

Hanya menyesal, percuma saja, takkan ada gunannya

Aku tak mati. Aku masih berdiri.

Demi sang buah hati..

Terimakasih Tuhan...

Ujianmu luar biasa

Karna Engkau yakin, aku kuat.

Ya, benar. Aku kuat. 

Sebab, Engkau beri aku ujian yang begitu berat.

Gagal dalam rumah tangga bukanlah sebuah kesalahan

Setiap kegagalan adalah pembelajaran

Biarkanlah berlalu sebagai kenangan

Mari bangkit dan ciptakan banyak harapan.

Komentar

Postingan Populer